hDSOX2pO0rpJzCKG6LmzvUn0geq7zHS2Z3vElrbi
Bookmark

Penyebab Daya Beli Menurun 2025: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Penting bagi semua pemangku kepentingan — pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat — untuk bergerak bersama agar daya beli masyarakat kembali kuat...

Daya beli masyarakat Indonesia pada tahun 2025 mengalami penurunan yang cukup signifikan. Fenomena ini menjadi sorotan berbagai pihak karena berdampak langsung pada sektor konsumsi, pertumbuhan ekonomi, hingga stabilitas sosial. Lalu, apa sebenarnya penyebab daya beli menurun pada 2025?



1. Inflasi yang Masih Tinggi


Salah satu faktor utama adalah inflasi yang belum sepenuhnya terkendali pascapandemi dan krisis global. Harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan BBM terus mengalami kenaikan, sementara pendapatan masyarakat cenderung stagnan. Akibatnya, kemampuan membeli barang dan jasa menurun drastis.



2. Pelemahan Nilai Tukar Rupiah


Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami fluktuasi tajam sepanjang kuartal pertama 2025. Hal ini berdampak pada naiknya harga barang impor, terutama elektronik, obat-obatan, dan bahan baku industri. Masyarakat pun menjadi lebih selektif dalam membelanjakan uangnya. 



Daya beli masyarakat menurun



3. Kebijakan Pajak dan Subsidi


Beberapa kebijakan pemerintah seperti pengurangan subsidi energi dan penyesuaian tarif pajak berdampak langsung pada beban pengeluaran rumah tangga. Meskipun langkah ini diambil untuk menjaga anggaran negara, efek jangka pendeknya dirasakan oleh kelas menengah ke bawah.



4. Ketidakpastian Politik dan Ekonomi


Tahun 2025 juga merupakan tahun transisi politik pasca-pemilu. Ketidakpastian arah kebijakan ekonomi membuat investor dan pelaku usaha menahan ekspansi, yang berujung pada stagnasi lapangan kerja dan rendahnya pertumbuhan upah.



Penutup

Penyebab daya beli menurun di tahun 2025 tidak berdiri sendiri, melainkan akibat kombinasi faktor global dan domestik. Pemerintah dan pelaku usaha perlu bekerja sama mencari solusi jangka pendek dan panjang untuk memulihkan daya beli masyarakat, agar roda ekonomi tetap berputar dengan sehat.

Dengarkan
Pilih Suara
1x
* Mengubah pengaturan akan membuat artikel dibacakan ulang dari awal.
Posting Komentar